Minggu, 07 Maret 2010

Menunggu Hujan Berhenti

Kenangan di Pematang Sawah Desa



Berdua menunggu hujan reda
Berteduh di gubuk bambu tengah sawah
Menunggu dalam penantian di antara bulir padi dan cicit pipit
Usai menyiangi rerumputan di antara batang padi
Dari subuh tadi hingga menjelang matahari rebah

Mulut-mulut yang membisu
melayangkan angan di kepala
Takut dan canggung memulai percakapan

Angin menerpa wajah-wajah lelah
yang bersembunyi di senja hari menanti jawaban
entah kapan berbunyi untuk berjanji

"Aku masih dan akan tetap di sini untukmu"
Begitu kataku lirih.

Tak kudengar lagi desah resahmu seperti tadi
Lalu kau pandangi aku lekat-lekat
Sebagai jawabanmu hari itu
Kemudian hujanpun berhenti

Tidak ada komentar:

Posting Komentar